Logo Bloomberg Technoz

Diumumkan Besok, Begini Prediksi Inflasi Mei

Hidayat Setiaji
01 June 2026 11:14

Pembeli belanja sayur di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Selasa (7/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pembeli belanja sayur di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Selasa (7/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Laju inflasi Indonesia pada Mei diperkirakan mengalami akselerasi. Sepertinya dampak perang di Timur Tengah makin terasa di perekonomian global, tidak terkecuali Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data inflasi Mei pada esok hari, Selasa (2/6/2026). Konsensus Bloomberg yang melibatkan 14 analis/ekonom hingga Senin (1/6/2026) pagi menghasilkan median proyeksi inflasi Mei sebesar 2,94% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Jika terwujud, maka akan lebih tinggi ketimbang April yang sebesar 2,42%.


Harga pangan sepertinya menjadi pendongkrak inflasi. Mengutip laporan Organisasi Pangan Dunia (FAO), indeks harga pangan dunia pada April berada di 130,7. Naik 2,1 poin dari bulan sebelumnya.

Indeks ini pun resmi naik tiga bulan beruntun. Catatan April menjadi yang tertinggi sejak Februari 2023 atau lebih dari tiga tahun terakhir.