Menguat 3 Hari Beruntun, Rupiah Kini di Bawah Rp18.000/US$
Tim Riset Bloomberg Technoz
16 July 2026 15:16

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah menutup perdagangan spot Kamis (16/7/2026) dengan penguatan 0,45% ke posisi Rp17.985/US$, menggenapi apresiasi selama tiga hari beruntun.
Penguatan rupiah sejalan dengan pergerakan sebagian besar mata uang Asia. Won Korea Selatan menguat paling tajam 0,84%, disusul rupiah, lalu baht Thailand, ringgit Malaysia.
Sementara, penguatan terbtas terjadi pada yen Jepang, peso Filipina, dolar Singapura dan yuan china. Sebaliknya, hanya dolar Taiwan dan rupee India yang melemah, bersama dolar Hong Kong.
Penguatan rupiah hari ini tertopang berbagai sentimen positif. Pertama,S&P Ratings yang masih menyematkan label layak investasi (investment grade) BBB dengan prospek stabil.
Kedua, kabar bahwa pemerintah berkomitmen memperkuat stabilisasi harga pangan dan menjaga laju inflasi sesuai target bank sentral di tengah ancaman gangguan pasokan akibat El-Nino, juga turut memberi angin segar bagi pergerakan rupiah siang ini.





























