Logo Bloomberg Technoz

“Perdagangan AI tetap diminati, dengan investor lebih fokus pada pertumbuhan daripada khawatir tentang tekanan inflasi,” kata Daniel Kirsch, kepala opsi di Piper Sandler.

“Ada keyakinan bahwa perusahaan semikonduktor mampu menaikkan harga seiring meningkatnya permintaan AI,” tambahnya.

Ia juga mencatat bahwa di pasar ini, investor waspada agar tidak terlalu lambat dalam mengambil posisi jika atau ketika perang berakhir.

Grup saham yang terkait dengan ekosistem Anthropic telah melonjak lebih dari 50% sejak awal Maret, sementara indeks S&P 500 yang menggunakan bobot sama relatif stabil.

Kemarin saham perusahaan perangkat teknologi dan server melanjutkan tren positifnya seiring para investor yang terus melihat adanya dorongan kuat dari AI bagi sektor tersebut.

Di bidang ekonomi, indeks sentimen konsumen AS dari Universitas Michigan turun pada bulan Mei ke level terendah sepanjang sejarah, sementara ekspektasi inflasi jangka panjang memburuk secara signifikan akibat konflik di Iran. 

Pada bagian terpisah, Gubernur Federal Reserve Christopher Waller menyatakan bahwa langkah suku bunga bank sentral berikutnya sama besar kemungkinannya untuk menaikkan maupun menurunkan suku bunga. 

Pelaku pasar kini sepenuhnya memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Desember.

Saham Sektor Artificial Intelligence Sokong Indeks S&P 500

Kabar sepekan seputar korporasi disebutkan bahwa Uber Technologies Inc. sedang menjajaki opsi untuk mengambil alih secara penuh Delivery Hero SE, kata sumber yang mengetahui masalah tersebut, langkah yang akan membantunya bersaing lebih baik dengan DoorDash Inc. di luar AS.

Saham IMAX Corp. melonjak setelah The Wall Street Journal melaporkan bahwa perusahaan bioskop layar lebar tersebut sedang menjajaki penjualan dan telah menghubungi perusahaan hiburan sebagai calon pembeli.

Saham perusahaan China yang terdaftar di AS turun setelah Beijing mengumumkan rencana untuk menjatuhkan sanksi kepada tiga perusahaan pialang lintas batas.

Di antara pergerakan saham individu, saham Workday Inc. melonjak setelah merilis hasil kuartal pertama yang melampaui ekspektasi.

Saham Alcoa Corp. naik setelah UBS menaikkan rekomendasinya terhadap produsen aluminium tersebut menjadi “beli” dari “netral” akibat kenaikan harga aluminium yang dipicu oleh perang. 

Di antara saham-saham yang menguat berkat sentimen konsumen terdapat Cava Group Inc., yang harganya naik setelah Argus Research Corp. menaikkan rekomendasinya untuk rantai restoran tersebut menjadi “Buy” dari “Hold” seiring pertumbuhan bisnis restoran. Sementara itu, saham Sweetgreen Inc. melonjak usai JPMorgan menaikkan rekomendasinya untuk rantai restoran tersebut menjadi ‘overweight’ dari “netral” berkat peluncuran produk baru dan membaiknya neraca keuangan.

Saham Ford Motor Co juga naik, memperpanjang reli selama empat hari. Saham tersebut mendapat keuntungan dari antusiasme seputar kecerdasan buatan (AI) setelah perusahaan tersebut beralih ke penyimpanan energi pada awal Mei. 

(bbn)

No more pages