Logo Bloomberg Technoz

Indika Energy (INDY) Paling Terpukul Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Cahya Puteri Abdi Rabbi
22 May 2026 15:20

Ilustrasi Indika Energy (Diolah)
Ilustrasi Indika Energy (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - CreditSights menilai PT Indika Energy Tbk (INDY) menjadi perusahaan paling rentan terhadap kebijakan ekspor satu pintu pemerintah.

CreditSights beralasan sebagian besar pendapatan INDY berasal dari penjualan batu bara dengan porsi mencapai 80%. Adapun, sekitar 58% berasal dari pasar ekspor.

Posisi ini, kata CreditSights, membuat profil obligasi berdenominasi dolar AS INDY menjadi rentan.


“Kami melihat Indika Energy sebagai yang paling terpukul. Penjualan batu bara termal menyumbang hampir 80% dari total pendapatan Indika, dengan volume ekspor mencapai 58%,” dikutip dari riset CreditSights, Jumat (22/5/2026).

Riset CreditSights dengan judul Indon Mining: Gov’t to Centralize comdty Exports itu disusun oleh Analis S&SEA and GCC Corporate Jonathan Tan Jun Jie dan Head of South & Southeast Asia Croporates Lakshmanan R pada 21 Mei 2026.