Dalam sidang, jaksa menjelasan sosok penerima amplop coklat berkode 1-DIR yang diserahkan kepada Orlando oleh John Field dan seorang wanita bernama Sri Pangastuti, Agustus 2025. Orlando mengklaim tak mengetahui siapa sosok yang akan menerima amplop berisi uang Sin$213.600 tersebut.
"Izin majelis [hakim], kami tegaskan yang nomor 1 adalah Dirjen Bea Cukai [Djaka Budhi Utama]. Nilainya Sin$213.600. Itu kami yang tegaskan. Karena kami yang punya bukti ini," ujar Jaksa KPK Takdir Suhan.
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengganti pimpinan bea cukai.
“Bea cukai kita harus diperbaiki Menteri Keuangan, kalau pimpinan bea cukai tidik mampu segera diganti, “ kata Prabowo dalam pembukaan pidato KEM-PPKF 2027 di Gedung DPR RI, Rabu (20/5/2026) kemarin.
Prabowo menyebut bahwa saat ini bangsa Indonesia meminta pekerjaan yang cepat. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah tak boleh menjadi pihak yang santai dan leha-leha saja.
“Tidak ada orang tidak bisa diganti, rakyat menuntut pemerintah yg benar dan baik, jangan mentang-mentang sudah jadi ASN nggak bisa diberhentikan,” kata Prabowo.
Ia mengatakan hal ini menjadi penting demi masa depan anak cucu bangsa. Kepala Negara juga mengatakan bahwa hal ini diperlukan supaya negara Indonesia menjadi negara yang hebat.
(ibn/ell)






























