Setelah Gojek, Grab Hapus Program Ojek Berlangganan Hemat
Redaksi
20 May 2026 10:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Grab Indonesia memutuskan penutupan Program Langganan Akses Hemat untuk layanan GrabBike. Aksi perusahaan serupa dengan keputusan GoTo Gojek Tokopedia sebelumnya yang disampaikan CEO Hans Patuwo .
Penutupan program Langganan Akses Hemat berlaku untuk GrabBike. Hal ini dilakukan menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi seluruh pihak. Penutupan juga “dilakukan karena Grab Indonesia menilai diperlukan penyesuaian yang lebih baik lagi,” seperti disampaikan Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia, dikutip Rabu (20/5/2026).
Neneng pastikan bahwa GrabBike Hemat masih tersedia namun dengan penyesuaian biaya. Biaya GrabBike hemat diklaim tetap mengutamakan keterjangkauan bagi masyarakat. Sementara, “untuk pengguna layanan GrabBike Standard, sampai saat ini, Grab Indonesia memastikan tidak ada kenaikan harga,” tambah Neneng.
Perusahaan mengaku bahwa terus menjaga pendapatan mitra di tengah dinamika industri, termasuk upaya mereka menjalankan program BPJS Ketenagakerjaan dengan Grab menanggung iuran bagi mitra berprestasi. Contoh-contoh lain adalah asuransi kecelakaan, beasiswa untuk anak mitra, juga tunjangan BHR. Terkait implementasi Perpres Ojol (Peraturan Presiden No. 27 Tahun 2026), Grab menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah.
Untuk diketahui industri ride-hailing tengah menghadapi keputusan Presiden Prabowo Subianto bahwa seluruh platform yang beroperasi di Indonesia harus memangkas komisi untuk aplikator menjadi 8%.
































