WHO: Wabah Ebola Menyebar Tanpa Terdeteksi Beberapa Bulan Lalu
News
21 May 2026 05:45

Naomi Kresge, Fabienne Kinzelmann, dan Janice Kew - Bloomberg News
Bloomberg, Pejabat Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan, wabah Ebola kemungkinan telah dimulai berbulan-bulan lalu di Afrika Tengah. Wabah tersebut kemudian menyebar tanpa terdeteksi hingga terjadinya peristiwa penyebaran massal pada awal Mei lalu.
Kepala Teknis WHO, Anais Legand mengatakan, Strain Bundibugyo yang langka telah beredar selama “beberapa bulan” sebelum teridentifikasi dalam sampel darah pada 15 Mei. Kematian pertama yang dikonfirmasi terjadi pada 20 April, dan para ahli kemudian menggunakan unggahan media sosial untuk merekonstruksi kemungkinan perkembangan virus setelah peristiwa penyebaran massal pada 5 Mei.
Pejabat Program Darurat Kesehatan WHO, Abdirahman Mahamud mengungkap dua faktor mempersulit upaya untuk mengidentifikasi virus lebih awal. Pertama, pemerintah menggunakan tes untuk strain Ebola yang berbeda, yang mengakibatkan hasil negatif palsu. Kedua, salah deteksi karena varian ebola ini memiliki gejala yang dapat menyerupai malaria.
WHO menilai, dua hal tersebut telah mempersulit upaya untuk mengendalikan wabah, terutama karena tidak ada tes, pengobatan, atau vaksin khusus untuk Bundibugyo. Vaksin eksperimental yang paling menjanjikan kemungkinan akan membutuhkan waktu enam hingga sembilan bulan untuk tersedia dalam uji klinis.





























