Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Sentil Pertamina Gegara Lambat Serap Minyak Sumur Rakyat

Azura Yumna Ramadani Purnama
21 May 2026 09:20

Menteri ESDM saat meninjau Sumur Minyak Masyarakat, di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (16/10/2025)./dok. Kementerian ESDM
Menteri ESDM saat meninjau Sumur Minyak Masyarakat, di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (16/10/2025)./dok. Kementerian ESDM

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyentil PT Pertamina (Persero) gegara mendapatkan laporan bahwa badan usaha milik negara (BUMN) tersebut lambat dalam menyerap hasil minyak dari sumur masyarakat.

Bahlil mengklaim Kementerian ESDM sebagai regulator bakal memberikan pelayanan yang setara kepada pengusaha sumur masyarakat. Terlebih, perusahaan skala kecil tersebut sudah diberikan kepastian hukum oleh Kementerian ESDM.

“Sekarang kita sudah kasih legalisasinya, jadi masyarakat juga sekarang sudah bisa mengambil hasil bumi, minyak dengan baik. Tolong yang sudah dikasih tunjuk itu tolong diambil minyak cepat,” kata Bahlil dalam IPA Convex 2026, Rabu (20/5/2026).


“Ada Pertamina? Saya dengar katanya laporan Pertamina masih lambat-lambat, tolong dipercepat Pertamina, jangan kalian pikir kalian bawa UMKM terus bisa buat lambat-lambat,” ujar Bahlil.

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) mengumumkan baru terdapat satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang telah menjual hasil produksi minyak mentah dari sumur rakyat ke Pertamina, dari total sumur masyarakat sebanyak 45.095.