Sesi I
IHSG dan Bursa Asia Berguguran Dipicu Ancaman Trump Terhadap Iran
Muhammad Julian Fadli
20 May 2026 13:32

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Bursa Asia kompak melemah sepanjang hari ini. Sentimen kurang positif datang dari ketegangan konflik Timur Tengah yang masih panas pasca Presiden AS Donald Trump mengancam melanjutkan serangan ke Iran sebagai bagian dari upayanya menekan Teheran.
Pada Rabu (20/5/2026) jeda Sesi I, IHSG terpeleset di posisi 6.332 dengan penurunan 0,6% dibanding hari sebelumnya.
Terlebih lagi posisi terendah IHSG sempat menyentuh 6.215 sedang tertingginya terbatas di 6.459. Volume perdagangan melibatkan 27,55 miliar saham. Dengan nilai perdagangan Rp13,67 triliun, dan frekuensi 1,6 juta kali diperjualbelikan.
Saham barang baku, saham transportasi, dan saham energi jadi yang terdalam pelemahannya, dengan minus mencapai 4,14%, 4,11% dan 2,76% secara masing–masing. Disusul oleh saham konsumen non primer yang melemah 1,25% dan juga saham properti terdepresiasi 1,24%.
Saham–saham yang melemah dan menjadi top losers antara lain saham PT Pakuan Tbk (UANG) yang jatuh 14,8%, saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) ambruk 14,8%, dan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) drop 14,7%.




























