Logo Bloomberg Technoz

Sentimen Damai AS-Iran Menguat, Bursa Asia Bersiap Menghijau

News
21 May 2026 06:50

Bursa Asia (Sumber: Bloomberg)
Bursa Asia (Sumber: Bloomberg)

Richard Henderson - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Asia diperkirakan bakal melaju ke zona hijau pada perdagangan hari Kamis (21/5). Sentimen positif ini mengekor penguatan Wall Street yang mencerminkan optimisme terhadap perkembangan negosiasi antara AS dan Iran. Di sisi lain, saham Nvidia Corp sempat bergerak fluktuatif di tengah respons pasar yang cenderung biasa saja terhadap lonjakan penjualan pusat data mereka.

Kontrak berjangka (futures) indeks ekuitas untuk Australia, Jepang, dan Korea Selatan kompak dibuka menguat pada pagi ini. Pergerakan tersebut mengikuti performa solid bursa AS pada hari Rabu, di mana indeks S&P 500 melesat 1,1% sekaligus menghentikan tren pelemahan dalam tiga hari beruntun. Sektor teknologi menjadi motor utama penguatan dengan indeks Nasdaq 100 yang melambung hingga 1,7%. Meski demikian, kontrak berjangka saham AS terpantau sedikit terkoreksi pada awal perdagangan di Asia.


Membaiknya sentimen pasar turut mendongkrak harga obligasi seiring meredanya kekhawatiran inflasi akibat penurunan harga minyak mentah. Obligasi Pemerintah AS (Treasury) mencatatkan keuntungan di semua tenor, sementara indeks dolar AS bergerak turun tipis dan harga emas merangkak naik. Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) dan Brent bahkan ditutup anjlok lebih dari 5% pada perdagangan Rabu kemarin.

Presiden AS Donald Trump mengatakan negaranya berada pada “tahap akhir” pembicaraan dengan Iran, sehingga memunculkan harapan akan segera pulihnya aliran energi melalui Selat Hormuz yang strategis. Trump juga menyatakan bahwa kesepakatan akan tercapai atau “kami akan melakukan beberapa hal yang agak tidak menyenangkan, tetapi semoga itu tidak terjadi,” menurut laporan White House pool.

Grafik pergerakan minyak dunia. (Sumber: Bloomberg)