Logo Bloomberg Technoz

Butuh Investasi Besar, 75% Pembangkit Listrik RI Dikuasai Swasta

Sabrina Mulia Rhamadanty
20 May 2026 17:50

Pembangkit Listrik PLN (Dok web.pln.co.id)
Pembangkit Listrik PLN (Dok web.pln.co.id)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary menyebut bahwa 70%-75% pembangkit listrik di Indonesia masih dikuasai oleh pihak swasta melalui Independent Power Producer (IPP).

“Angka sekarang itu sekitar 70-75% [pembangkit milik IPP]. Seluruh proyeknya dan apalagi adalah pembangkitan, itu adalah milik IPP,” ungkap Rizal dalam agenda Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Jakarta, Rabu (20/05/2026). 

Rizal menjelaskan besaran IPP sebagai pemilik pembangkit justu menguntungkan bagi PLN karena dapat membantu sektor investasi dan keuangan PLN. Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, PLN membutuhkan setidaknya investasi sebesar Rp3.000 triliun, dan dengan adanya IPP beban ini dapat terbantu.  


“Saya mau sampaikan, PLN tidak banyak duitnya. Sesuai dengan yang tertera di RUPTL, kita butuh investasi sebesar Rp2.600 triliun. Belum transmisi gardu induk sebesar Rp300 triliun. Dan untuk distribusinya Rp100 triliun. Dan IPP itu artinya peluang bagi pengusaha-pengusaha,” kata dia. 

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam RUPTL terbaru menyebutkan peluang investasi proyek dalam RUPTL terbaru ini mencapai hampir Rp3.000 triliun atau tepatnya Rp2.967,4 triliun.