Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Melemah 3,46% Saat Bursa Asia Hijau

Muhammad Julian Fadli
19 May 2026 17:50

Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Padahal sejumlah Bursa Asia lainnya berhasil menghijau. 

Pada Selasa (19/5/2026), IHSG ditutup di posisi 6.370. Turun 3,46% dibanding perdagangan hari sebelumnya. Indeks LQ45 melemah amat dalam mencapai 2,51% di level 634,82.

IHSG Penutupan Sesi II pada Selasa 19 Mei 2026 (Bloomberg)

Adapun rentang perdagangan tertingginya terjadi pada area level 6.635 dengan kejatuhan IHSG menyentuh 6.323. Dengan itu, IHSG kembali mendekati level support krusialnya di 6.300 hingga 6.000.


Hanya ada 112 saham yang menguat. Sedang 612 saham melemah dan 94 saham lainnya enggan melaju.

Bursa Saham Asia lainnya justru melesat di zona hijau. Straits Time (Singapura), Shanghai Composite (China), TOPIX (Jepang), Shenzhen Comp. (China), Hang Seng (Hong Kong), dan CSI300 (China), yang berhasil menguat hari ini dengan masing–masing 1,51%, 0,92%, 0,63%, 0,51%, 0,48%, dan 0,4%.