AS Lanjutkan Sanksi, ESDM Pastikan RI Tetap Mau Beli Minyak Rusia
Azura Yumna Ramadani Purnama
18 May 2026 16:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana impor minyak mentah dengan volume total 150 juta ton dari Rusia tetap berlanjut, meskipun Amerika Serikat (AS) mengakhiri relaksasi sanksi terhadap produk migas Negeri Beruang Merah.
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman memastikan rencana impor minyak mentah dari Rusia tidak akan dibatalkan, terlebih Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung baru saja melakukan kunjungan kerja ke negara tersebut.
“Sekarang kan masih tetap berproses kan kemarin juga Pak Wamen barusan kembali dari sana juga. Jadi proses tetap berjalan lah,” kata Laode kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Senin (18/5/2026).
Lebih lanjut, Laode memastikan Indonesia bakal menempuh berbagai langkah apabila nantinya terdapat kendala dalam mendatangkan minyak mentah Rusia. Salah satunya, memanfaatkan keanggotaan Indonesia dalam BRICS.
“Iya, kita semua koridor kalau kita enggak bisa ke sana, kita ke BRICS. Akan tetapi, intinya secara negara pun satu negara kita kan bebas aktif ya. Jadi itu, apalagi kita juga anggota BRICS,” tegas dia.



























