ESDM Bahas Rencana Impor Minyak-Kilang Tuban dengan Rusia
Azura Yumna Ramadani Purnama
14 May 2026 12:15

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung membahas lanjutan rencana pembelian minyak mentah dengan volume total 150 juta barel hingga kelanjutan pengembangan Grass Root Refinery (GRR) Tuban dengan pemerintah Rusia.
Pembahasan tersebut dilakukan di sela Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 Indonesia–Rusia, yakni pertemuan terbatas Co-Chairs SKB Indonesia–Rusia.
Yuliot, yang mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, melakukan pertemuan dengan First Deputy Prime Minister Federasi Rusia Denis Manturov untuk membahas kerja sama bilateral di berbagai sektor prioritas, termasuk sektor energi.
Dia menambahkan, dalam pertemuan terbatas tersebut kedua negara membahas tindak lanjut rencana pembelian minyak, pengembangan ladang migas, perkembangan proyek Kilang Tuban, hingga kerja sama energi nuklir.
Setelah itu, pada sesi Plenary Sidang Komisi Bersama ke-14 RI–Rusia, Yuliot menyoroti pentingnya penguatan investasi dan kerja sama teknologi energi antara Indonesia dan Rusia guna mendukung ketahanan energi dan transisi energi bersih.
































