Logo Bloomberg Technoz

Pelemahan IHSG Menyusut Berkat Saham-saham Ini

Muhammad Julian Fadli
18 May 2026 17:26

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan melemah 1,85% di posisi 6.599 pada Senin (18/5/2026). Indeks sempat mencatatkan pelemahan hingga nyaris 5% pada perdagangan siang tadi.

Posisi terendah IHSG sepanjang hari menyentuh 6.398 sedang tertingginya terbatas di 6.631. Volume perdagangan melibatkan 32,02 miliar saham. Dengan nilai perdagangan Rp20,71 triliun, dan frekuensi 2,57 juta kali diperjualbelikan.

IHSG Penutupan Sesi II pada Senin 18 Mei 2026 (Bloomberg)

Tercatat ada pelemahan di 616 saham, dan sebanyak 125 saham terjadi penguatan. Sisanya 79 saham stagnan.


Saham–saham transportasi, saham barang baku, dan saham perindustrian menjadi pemberat pelemahan IHSG, dengan melemah mencapai 6,19%, 5,17% dan 3,24%.

Namun menariknya, saham big caps potensial PT Astra International Tbk (ASII) berhasil menguat 250 poin (4,35%) ke Rp6.000/saham. Begitu juga dengan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang menguat 1.000 poin (4,18%) ke posisi Rp24.950/saham. Kemudian PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) naik 120 poin (4,05%) di posisi Rp3.080/saham.