Logo Bloomberg Technoz

IHSG Sudah Turun 4% Lebih, Ini Saham-saham Pemicunya

Muhammad Julian Fadli
18 May 2026 10:11

Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk di zona merah. IHSG jatuh 4,35% di posisi 6.431 pada pukul 09:58 WIB, Senin (18/5/2026).

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp6,83 triliun. Sepanjang pagi ini terdapat 12,89 miliar saham ditransaksikan didominasi aksi jual.

Tercatat hanya ada penguatan 75 saham dan 661 saham terjadi pelemahan. Sisanya, 76 saham stagnan.


Saham–saham barang baku, saham transportasi, dan saham infrastruktur menjadi pendorong pelemahan IHSG dengan turun tajam mencapai 8,23%, 6,61%, dan 5,91%. Disusul oleh saham perindustrian yang terdepresiasi 5,33%.

Sejumlah saham menjadi pemberat IHSG pada perdagangan pagi hari ini antara lain:

  1. Amman Mineral Internasional (AMMN) menekan 16,79 poin.
  2. Ekamas Mora Republik (MORA) menekan 15,32 poin.
  3. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menekan 14,18 poin.
  4. Bank Central Asia (BBCA) menekan 14,12 poin.
  5. Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menekan 13,73 poin.
  6. Chandra Asri Pacific (TPIA) menekan 13,29 poin.
  7. Barito Renewables Energy (BREN) menekan 10,75 poin.
  8. Telkom Indonesia (TLKM) menekan 9,44 poin.
  9. Bumi Resources Minerals (BRMS) menekan 8,29 poin.
  10. Merdeka Copper Gold (MDKA) menekan 8,17 poin.