Logo Bloomberg Technoz

Perhatian pasar juga tertuju pada negosiasi Samsung dengan serikat pekerja terbesarnya yang kembali dimulai pada Senin untuk mencegah aksi mogok kerja yang menurut perdana menteri Korea Selatan dapat mengganggu perekonomian. Manajemen dan perwakilan serikat pekerja bertemu untuk membahas upah dan kompensasi, setelah Samsung melaporkan lonjakan laba operasional berkat tingginya permintaan chip terkait kecerdasan buatan (AI).

Saham Samsung sempat melonjak hingga 5,4% saat perundingan dimulai dan setelah Presiden Lee Jae Myung menyatakan bahwa hak manajemen perusahaan harus dihormati sama besarnya dengan hak pekerja.

Pengadilan Korea Selatan juga sebagian mengabulkan permohonan larangan terhadap potensi tindakan ilegal oleh serikat pekerja Samsung, menurut laporan Yonhap.

“Pemicu langsung penurunan sebelumnya adalah kenaikan suku bunga dan potensi mogok kerja di Samsung Electronics,” kata Chief Investment Officer Eugene Asset Management, Ha SeokKeun. “Namun kami tidak melihat ini sebagai awal tren penurunan struktural, melainkan koreksi harga yang sehat. Bahkan, kami menilai peluang beli menarik pada saham-saham berkualitas tinggi kembali muncul.”

Pergerakan intraday lebih dari 5% kini semakin sering terjadi di pasar Korsel, dengan posisi leverage yang terkait Samsung dan SK Hynix memperbesar volatilitas pasar. Menggambarkan cepatnya reli tahun ini, Kospi melonjak dari level 7.000 ke 8.000 hanya dalam tujuh sesi perdagangan. Sebagai perbandingan, indeks acuan itu membutuhkan lebih dari 18 tahun untuk naik dari 1.000 ke 2.000, dan tambahan 13 tahun untuk mencapai level 3.000.

Dana asing kembali mencatatkan aksi jual saham Kospi pada Senin, sementara investor ritel justru menambah kepemilikan saham mereka.

(bbn)

No more pages