Perburuan Saham Berbasis AI Mereda, KOSPI Melemah Hampir 7%
Cahya Puteri Abdi Rabbi
15 May 2026 16:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa saham Korea Selatan atau Korea Composite Stock Price Index (KOSPI) terkoreksi tajam pada perdagangan Jumat (15/5/2026). Penurunan ini terjadi di tengah aksi jual investor asing yang sebelumnya sempat masuk untuk memburu saham berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Indeks KOSPI sempat menyentuh level 8.000 sebelum berbalik melemah hampir 7%. Tekanan datang seiring berlanjutnya aksi jual investor global, terutama pada saham teknologi. Investor global tercatat melakukan aksi jual bersih lebih dari US$2,8 miliar pada saham teknologi, yang selama ini menjadi motor penguatan pasar Korea.
“Investor asing melanjutkan aksi jualnya, terutama dengan melepas kepemilikan di saham-saham teknologi,” dikutip dari Bloomberg pada Jumat (15/5/2026).
Koreksi ini terjadi setelah sebelumnya Kospi menjadi salah satu tujuan utama aliran dana asing di kawasan Asia, ketika mayoritas bursa regional mengalami pelemahan. Minat investor asing tersebut didorong oleh optimisme terhadap prospek industri semikonduktor dan AI, yang menopang reli signifikan indeks hingga sekitar 80% sepanjang tahun berjalan.
Namun pada perdagangan terbaru, saham-saham unggulan seperti Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing ambles lebih dari 8%, mencatatkan penurunan harian terdalam sejak awal Maret. Keduanya memang telah mencatat kenaikan lebih dari dua kali lipat sejak awal tahun, sehingga memicu aksi ambil untung oleh investor.































