Logo Bloomberg Technoz

Meskipun intensitas pertempuran dalam konflik Iran sebagian besar telah menurun sejak gencatan senjata diberlakukan pada bulan April lalu, serangan drone yang diluncurkan dari wilayah Irak menuju negara-negara Teluk—termasuk Arab Saudi dan Kuwait—terpantau masih terus terjadi.

Kantor Media Abu Dhabi menjelaskan bahwa satu drone yang lolos dari sistem pertahanan udara UEA menghantam generator listrik di luar perimeter dalam PLTN Barakah. Tingkat keselamatan radiologis dilaporkan tidak terdampak dan tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. Otoritas Federal untuk Regulasi Nuklir UEA kemudian mengonfirmasi bahwa fasilitas tersebut tetap aman, tanpa ada kebocoran material radioaktif akibat serangan.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan bahwa generator diesel darurat kini tengah menyuplai daya ke "Unit 3" pembangkit tersebut. IAEA menyerukan "menahan diri secara militer tingkat tertinggi" di dekat fasilitas nuklir mana pun, seraya menambahkan bahwa mereka terus memantau situasi ini dengan cermat.

Sepanjang perang yang dipicu oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari lalu, Iran telah berulang kali menargetkan UEA dan negara-negara Teluk lainnya yang menampung pangkalan militer AS. Serangan-serangan tersebut kerap menyasar situs-situs infrastruktur sipil maupun energi.

Iran sendiri sempat meningkatkan serangan ke UEA awal bulan ini setelah Trump mengumumkan misi angkatan laut untuk mencoba membuka Selat Hormuz secara paksa—sebuah misi yang akhirnya ditangguhkan oleh Trump hanya dalam waktu 48 jam.

(del)

No more pages