Logo Bloomberg Technoz

Turun Hampir 4%, IHSG Terlemah di Asia Pagi Ini

Muhammad Julian Fadli
18 May 2026 09:56

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah, dan kemudian terus melemah pada perdagangan pagi hari ini. Koreksi IHSG menjadi yang paling dalam di Asia. 

Pada Senin (18/5/2026), IHSG tengah tertekan di posisi 6.474 pada perdagangan pagi ini per pukul 09:30 WIB. Turun 3,71% dibandingkan penutupan perdagangan sebelum libur panjang pekan lalu.

Posisi terendah IHSG hari ini sempat menyentuh level terdalam mencapai 6.471 sedang tertinggi terjadi sesaat 6.631. Volume perdagangan tercatat melibatkan 10,55 miliar saham yang didominasi tekanan jual. Dengan nilai mencapai Rp5,74 triliun.


Saham–saham barang baku, saham infrastruktur, dan saham transportasi jadi yang terlemah pagi hari ini jatuh sedalam 5,58%, 3,77%, dan 3,16%. Disusul oleh saham perindustrian yang terpangkas 2,61% dan saham energi melemah 2,55%.

Sejumlah saham melemah dan menjadi top losers di antaranya saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang amblas 14,9%, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) jatuh 14,8%, dan saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) ambrol 14,5%.