Perundingan AS-Iran Buntu, Harga Minyak Meroket 3 Hari Beruntun
News
18 May 2026 06:45

Rong Wei Neo - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak mentah dunia kembali mencatat kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Lonjakan ini dipicu oleh posisi Amerika Serikat (AS) dan Iran yang masih belum menemukan titik temu dalam kesepakatan damai untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz yang vital.
Minyak mentah jenis Brent merangkak naik di atas US$110 per barel, setelah sempat melonjak hampir 8% pada pekan lalu. Sementara itu, jenis West Texas Intermediate (WTI) ikut naik melewati angka US$107. Di sisi lain, Donald Trump menegaskan bahwa kesabarannya mulai habis melalui unggahan di media sosialnya pada hari Minggu (17/5).
“Bagi Iran, waktu terus berjalan, dan mereka sebaiknya bergerak maju, CEPAT, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka. WAKTU ADALAH HAL YANG PALING UTAMA!” tulis Trump.
Ketidakjelasan mengenai progres negosiasi menjadi faktor utama yang mendongkrak harga minyak pekan lalu. KTT dua hari antara Trump dan Xi Jinping di Beijing juga tidak membuahkan langkah konkret apa pun untuk membuka kembali Selat Hormuz, sehingga arus pengiriman komoditas lewat jalur air kritis tersebut tetap tersendat. Di saat bersamaan, pemerintahan Trump membiarkan masa berlaku pelonggaran sanksi terhadap penjualan minyak mentah Rusia berakhir, meski India sempat meminta perpanjangan, yang semakin memperketat pasokan global.





























