Logo Bloomberg Technoz

Satgas PKH Periksa 7 WNA China di Tambang Emas Ilegal Papua

Dovana Hasiana
11 May 2026 16:40

Satgas PKH Sita Tambang Ilegal di Morowali. (Dok Kejaksaan Agung)
Satgas PKH Sita Tambang Ilegal di Morowali. (Dok Kejaksaan Agung)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melakukan pemeriksaan terhadap tujuh Warga Negara Asing (WNA) asal China usai penertiban pertambangan emas tanpa izin di Nabire, Papua Tengah. Berdasarkan informasi dan pemeriksaan sementara, tujuh orang asing tersebut berperan sebagai sebagai pekerja di bidang manajemen, teknis, dan spesialis tambang bawah tanah pada praktik pertambangan tanpa izin di Nabire, Papua Tengah. 

“Selain itu, seorang WNI yang bertindak sebagai penyalur sekaligus penerjemah bagi para pekerja asing juga turut diperiksa,” sebagaimana dikutip melalui Instagram resmi Satgas PKH, dikutip Senin (11/05/2026). 

Perlu diketahui, Satgas PKH telah menertibkan pertambangan emas tanpa izin seluas 200 hektare di kawasan hutan wilayah Siriwo dan Uwapa, Nabire, Papua Tengah. 


Selain itu, Satgas PKH juga menyita 10 unit alat berat yang terdiri dari enam unit excavator dan empat unit loader yang digunakan untuk mendukung aktivitas pertambangan ilegal. Petugas turut mengamankan sejumlah operator alat berat maupun pengawas tambang yang berada di lokasi untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selanjutnya, alat berat tersebut diamankan dan dibekukan operasionalnya. Satgas PKH juga memasang plang sebagai tanda penguasaan di lokasi yang mudah terlihat oleh masyarakat dan para penambang.