Produksi Nikel Matte Vale 13.620 Ton di Q1, 20% dari Target 2026
Azura Yumna Ramadani Purnama
30 April 2026 15:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) mencatat produksi nikel matte sebanyak 13.620 metrik ton atau mengalami penurunan sekitar 20% dari produksi pada kuartal I-2025 sebesar 17.027 ton. Namun, besaran tersebut masih sekitar 20,2% dari target produksi tahun ini sebesar 67.545 ton.
INCO mengungkapkan penurunan produksi dipengaruhi pemeliharan tungku peleburan atau furnace 3 yang dijadwalkan rampung pada semester I-2026, serta terdapat dampak dari persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.
“Ke depan, PT Vale tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai target produksi setahun penuh sebesar 67.645 ton dan berada pada posisi yang baik untuk memperoleh peningkatan dari harga nikel LME yang lebih tinggi,” tulis perseroan dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2026).
Dalam periode tersebut, INCO memproduksi bijih nikel dari blok Bahodopi sebesar 886.094 ton basah. Besaran tersebut turun sekitar 36% dari produksi dari blok Bahodopi pada kuartal IV-2025 sebesar 1,4 juta ton basah.
Sementara itu, produksi bijih nikel dari Blok Pomalaa pada kuartal I-2026 mencapai 88.983 ton basah, naik signifikan 356% dari produksi kuartal IV-2025 sebesar 19.514 ton basah.






























