Ribuan Kontainer Numpuk di Priok, Bos BC Singgung BYD-Wuling
Mis Fransiska Dewi
15 June 2026 19:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mengungkapkan tumpukan ribuan kontainer berisikan barang-barang impor yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara menyebabkan dwelling time bertambah.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama menyebut petugas DJBC sejatinya telah menerbitkan Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB) atas impor berbagai jenis barang yang sudah diselesaikan kewajiban kepabeanannya. Dia mengatakan banyak pelaku usaha atau importir yang tidak kunjung mengeluarkan atau membongkar barang tersebut dari pelabuhan.
Purnawirawan yang terakhir berpangkat Letnan Jenderal TNI tersebut menjelaskan pembiaran barang di pelabuhan ini di antaranya dilakukan oleh perusahaan otomotif, yakni Build Your Dream (BYD) dan Wuling. Padahal, barang idealnya bisa langsung dikeluarkan setelah SPPB terbit.
“Ketika kontainer-kontainer tersebut sudah mengalami pengeluaran barang ini masih terjadi penumpukan. Para pelaku tidak dengan segera melakukan pengeluaran, contohnya seperti BYD kemudian dari Wuling,” kata Djaka dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI, Senin (15/6/2026).
Dia menuturkan bahkan ada importir yang tidak mengeluarkan sejumlah impor mobil tersebut dari terminal pelabuhan dalam kurun waktu berminggu-minggu. Walhasil, barang impor itu tidak bergerak dan justru menambah antrean panjang tumpukan kontainer di pelabuhan.
































