Impor 150 Juta Barel Minyak Rusia Berpotensi Terganjal Logistik
Azura Yumna Ramadani Purnama
27 April 2026 10:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Praktisi senior industri minyak dan gas (migas) Hadi Ismoyo memprediksi bakal ada 75 kargo minyak mentah yang diangkut kapal tanker berukuran besar atau very large crude carrier (VLCC) untuk membawa 150 juta barel minyak mentah dari Rusia hingga akhir tahun ini.
Hadi mengungkapkan satu kapal tanker VLCC mampu mengakut sekitar 2 juta barel minyak, sehingga jika impor baru dilakukan pada Juni 2026 atau setelah proses negosiasi rampung pada Mei—maka Indonesia membutuhkan 24–26 tanker VLCC hingga akhir tahun ini dalam skema rotasi pengiriman.
Apabila dihitung setiap bulan, Hadi memprediksi bakal terdapat 12–13 kargo minyak mentah dengan volume masing-masing 2 juta barel yang diangkut ke Indonesia.
“Maka setiap bulan akan ada sekitar 12–13 kargo. KPI [Kilang Pertamina Internasional] mempunyai terminal bongkar muat loading VLCC ada di beberapa tempat, bisa digunakan secara paralel. Menurut keyakinan saya bisa diselesaikan dari sisi bongkar muat terminal,” kata Hadi ketika dihubungi, Senin (27/4/2026).
Hadi, yang juga Direktur Utama PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC), mengingatkan risiko sulitnya mencari tanker VLCC dalam jumlah besar tersebut.































