Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Melonjak
News
27 April 2026 06:20

Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak mentah dunia kembali menguat setelah upaya untuk melanjutkan perundingan damai dalam perang Iran menemui jalan buntu. Hingga kini, Selat Hormuz yang vital bagi jalur energi masih tertutup rapat, memperpanjang gangguan di Timur Tengah yang terus mengguncang pasar global.
Harga minyak jenis Brent melonjak hingga 2,3% ke level US$107,73 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran US$96. Kenaikan ini dipicu oleh keputusan Presiden AS Donald Trump yang membatalkan rencana kunjungan utusan khususnya ke Pakistan akhir pekan ini. Pakistan sendiri bertindak sebagai mediator dalam konflik tersebut. Di sisi lain, Iran menegaskan tidak akan bernegosiasi selama masih berada di bawah ancaman.
Meski gencatan senjata sebagian besar masih bertahan sejak awal April, blokade di Selat Hormuz oleh AS dan Iran membuat titik perlintasan energi utama tersebut praktis tidak bisa dilalui. Guncangan pasokan ini telah menghentikan aliran minyak mentah, produk olahan minyak, serta gas alam, yang memicu kekhawatiran akan krisis inflasi global.
"Selat Hormuz masih dalam kondisi tertekan dengan lalu lintas yang terhenti total," ujar Mona Yacoubian, Direktur Program Timur Tengah di Center for Strategic and International Studies. "Tampaknya kedua belah pihak tidak ingin kembali ke konflik terbuka secara langsung. Kita berada dalam situasi 'purgatori', di mana segalanya tertahan dalam kebuntuan."































