Logo Bloomberg Technoz

Hacker Klaim Bisa Belokkan Pesawat Pakai Laptop

Merinda Faradianti
12 June 2026 13:50

Ilustrasi Hacker Klaim Bisa Belokkan Pesawat Pakai Laptop (Diolah)
Ilustrasi Hacker Klaim Bisa Belokkan Pesawat Pakai Laptop (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Peneliti keamanan siber asal Amerika Serikat, Chris Roberts mengeklaim pernah berhasil mengubah arah terbang pesawat dengan mengakses sistem internal dengan laptop dari kursi penumpang. Klaim tersebut terungkap dalam dokumen FBI dan sempat memicu kekhawatiran mengenai keamanan siber di industri penerbangan.

Berdasarkan dokumen FBI yang dikutip Sky News, Roberts mengaku mampu mengirim perintah ke salah satu mesin pesawat sehingga menghasilkan perubahan arah terbang. “Dia menyebabkan salah satu mesin pesawat melakukan climb yang menghasilkan pergerakan lateral atau menyamping dari pesawat,” tulis Agen Khusus FBI Mark Hurley dalam affidavit penyelidikan, dikutip Jumat (12/6/2026).

Roberts menjelaskan, ia menghubungkan laptopnya ke sebuah Seat Electronic Box (SEB) yang berada di bawah kursi penumpang. SEB merupakan komputer kecil yang mendistribusikan sistem hiburan ke kursi-kursi penumpang di dalam kabin.


Melalui perangkat tersebut, Roberts mengeklaim berhasil masuk ke sistem Thrust Management Computer menggunakan ID dan kata sandi bawaan atau default. Thrust Management Computer merupakan salah satu komputer yang mengatur daya dorong mesin jet pesawat.

Setelah memperoleh akses, Roberts menyebut dapat memberikan perintah kepada salah satu mesin untuk masuk ke mode climb atau menanjak, sehingga menghasilkan daya dorong lebih besar dibanding mesin lainnya. Ketidakseimbangan daya dorong itu disebut membuat pesawat bergerak menyamping dari jalur penerbangan normal.