Logo Bloomberg Technoz

Bank Dunia Soroti Langkah BI Kendalikan Rupiah

Redaksi
11 June 2026 15:30

Kantor Bank Dunia (Bloomberg)
Kantor Bank Dunia (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - World Bank dalam laporannya bertajuk Managing Risks, Unlocking Productivity menyoroti langkah-langkah yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) dalam meredam volatilitas nilai tukar.

World Bank menyebut berbagai kebijakan konvensional  telah dilakukan oleh Bank Indonesia seperti dengan menaikkan suku bunga acuan, intervensi dengan cadangan devisa. 

Selain itu terdapat pula langkah-langkah non konvensional yang dialkukan oleh bank Indonesia seperti membatasi pembelian dolar AS tanpa dokumen pendukung menjadi US$25.000 per bulan.


BI juga menggandakan batas transaksi forward dan swap penjualan dolar AS menjadi US$10 juta, memperluas operasi moneter valas hingga mencakup transaksi spot dan swap renminbi China di pasar offshore, serta melonggarkan aturan transaksi valas non-deliverable forward (NDF) dengan mengizinkan dealer utama menjual transaksi terhadap rupiah.

Selain itu, BI mengumumkan pengetatan aturan devisa hasil ekspor. Mulai Juni 2026, eksportir sumber daya alam diwajibkan menempatkan seluruh devisa hasil ekspor di bank-bank milik negara selama minimal satu tahun. Ketentuan ini menggantikan aturan sebelumnya yang memperbolehkan penempatan dana di seluruh bank komersial.