Logo Bloomberg Technoz

BI Yakin Fundamental Ekonomi RI Kuat di Tengah Gejolak Global

Mis Fransiska Dewi
22 April 2026 19:20

Perry Warjiyo (Dok. YouTube Bank Indonesia)
Perry Warjiyo (Dok. YouTube Bank Indonesia)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia meyakini fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat di tengah gejolak geopolitik khususnya di Timur Tengah. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyebut bahwa fundamental yang kuat tersebut juga mendorong ketahanan eksternal yang kokoh.

Menurut Perry, kuatnya fundamental Indonesia ini tercermin dari beberapa faktor seperti inflasi yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, stabilitas nilai tukar rupiah dan pertumbuhan kredit dan faktor-faktor yang lain, termasuk juga kondisi neraca pembayaran kita dengan defisit transaksi berjalan yang rendah. 

“Jadi secara keseluruhan kondisi fundamental kita baik dan kuat dalam menghadapi kondisi geopolitik ini. Termasuk juga tadi cadangan devisa kita yang kuat,” kata Perry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) April, Rabu (22/4/2026). 


Perry menyebut sinergi antara BI dan Kementerian Keuangan sangatlah erat. Kedua pihak terus melakukan komunikasi dan menginisiasi langkah-langkah untuk  memastikan stabilitas ekonomi kita tetap sejaga dan pertumbuhan ekonomi tetap baik.

Hal ini dilakukan juga dengan memerhitungkan dampak-dampak dari Perang Timur Tengah, termasuk harga minyak, penguatan US dolar, dan juga yield US Treasury yang tinggi dan termasuk aliran modal.