BI: Kredit Perbankan Maret 2026 Tumbuh 9,49% YoY
Mis Fransiska Dewi
22 April 2026 17:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) melaporkan pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2026 mencapai 9,49% secara tahunan atau year-on-year (yoy). Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Februari 2026 yang tercatat 9,37%, meski masih berada di kisaran bawah target pertumbuhan kredit BI sebesar 8%-12% untuk akhir tahun.
“Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan ini didukung oleh kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi yang pada Maret 2026 masing-masing tumbuh sebesar 20,85%, 4,38%, dan 5,88%," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur BI Edisi April 2026, Rabu (22/4/2026).
Bank sentral menilai ruang peningkatan penyaluran pembiayaan masih terbuka dari sisi permintaan, terutama melalui optimalisasi fasilitas kredit yang belum dimanfaatkan atau undisbursed loan. Nilainya tercatat mencapai Rp2.527,46 triliun, setara 22,59% dari total plafon kredit yang tersedia.
Dari sisi penawaran, kemampuan bank untuk menyalurkan pembiayaan dinilai tetap kuat. Hal itu tercermin dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang berada di level 27,85%, serta pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 13,55% secara tahunan pada Maret 2026.
Menurut Perry, kecenderungan perbankan dalam menyalurkan kredit terus membaik. Hal tersebut terlihat dari syarat pemberian kredit atau lending requirement yang semakin longgar. Namun, pelonggaran belum terjadi pada kredit konsumsi dan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lantaran risiko kredit di kedua sektor tersebut masih relatif tinggi.


























