BI Ubah Proyeksi Perekonomian Global Hanya Tumbuh 3%
Mis Fransiska Dewi
22 April 2026 14:13

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memproyeksi perekonomian dunia masih dalam tren melambat. BI menyatakan pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026 diperkirakan lebih lambat menjadi 3% dari perkiraan sebelumnya sebesar 3,1%.
“Prospek pertumbuhan ekonomi dunia 2026 makin melambat menjadi 3% dari perkiraan sebelumnya sebesar 3,1%. Inflasi global juga diperkirakan lebih tinggi menjadi 4,2% dari perkiraan sebelumnya sebesar 4,1% sehingga makin mempersempit ruang pelonggaran kebijakan moneter global,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode April, Rabu (22/4/2026).
Perry juga memperkirakan penurunan Fed Fund Rate di Amerika Serikat juga diperkirakan mundur atau bahkan bertahan hingga akhir 2026.
Menurutnya, Perang di Timur Tengah makin memperburu kondisi dan prospek perekonomian global. Harga minyak dan komoditas dunia meningkat tinggi dan diikuti dengan disrupsi rantai pasok perdagangan antar negara yang makin dalam.
Imbal hasil atau Yearly US Treasury juga terus meningkat dipengaruhi dampak perkiraan defisit fiskal yang lebih besar termasuk untuk pendanaan militer. Aliran modal global terus bergeser ke safe haven aset terutama pasar uang Amerika Serikat sejalan dengan meningkatnya preferensi investor terhadap aset-aset yang dianggap aman.






























