MUI dan 10 Ormas Islam Dorong Perdamaian di Timur Tengah
Dovana Hasiana
15 April 2026 21:41

Bloomberg Technoz, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia dan sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam yang mendirikannya mengeluarkan 10 arahan atau taujihat, yang mayoritas menyoroti kondisi Timur Tengah. Pembacaan itu dipimpin oleh Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan dan bergantian dengan pimpinan ormas lainnya.
Mereka mengutuk keras tindakan agresi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel ke negara Iran, Lebanon, dan Palestina selama puluhan tahun serta negara-negara lainnya. Mereka menilai agresi militer tersebut telah menimbulkan korban yang sangat banyak dari rakyat sipil.
“Sekaligus kami mendorong agar para aktor penjahat perang tersebut diadili oleh Pengadilan The International Court of Justice [ICJ] dan International Criminal Court [ICC]. Mengharapkan agar putusan-putusannya dapat dieksekusi oleh semua negara anggota ICJ dan ICC,” ujar mereka saat membacakan taujihat, Rabu (15/04/2026).
Mereka juga menilai Palestina memiliki hak konstitusional dan historis yang sangat kuat untuk merdeka dan berdaulat. Mereka juga menyerukan kepada negara-negara Muslim di kawasan teluk agar bersatu dan memperkuat kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan negara-negara kawasan sehingga tetap berdaulat di tengah ancaman, gejolak dan guncangan geopolitik global.
Lebih lanjut, Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai berbagai kajian menunjukkan bahwa organisasi keagamaan memiliki kekuatan yang khas. Mereka dipercaya memiliki kedekatan dengan masyarakat dan mampu menjangkau hingga ke lapisan yang paling bawah.

































