Logo Bloomberg Technoz

Kata MUI Soal Polemik Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN

Farid Nurhakim
27 May 2026 21:16

Sapi kurban Presiden Prabowo Subianto di Cipayung, Tangerang Selatan, Selasa (19/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sapi kurban Presiden Prabowo Subianto di Cipayung, Tangerang Selatan, Selasa (19/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara soal polemik  pembelian 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh menuturkan, model pengadaan itu memiliki landasan fikih yang kuat dalam sejarah Islam.

Menurut Niam, merujuk pada hadis riwayat Imam Bukhari, seorang pemimpin atau imam memang diperbolehkan membeli hewan kurban lewat baitul mal atau kas negara. 


Dalam konteks negara modern, lanjut Niam, APBN bisa dipahami sebagai bentuk baitul mal yang dikelola untuk kepentingan publik.

“Dalam konteks bernegara saat ini, APBN bertindak sebagai baitul mal modern. Sehingga kurban dari negara ini ditujukan murni untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat luas. Secara syar’i tidak ada soal,” kata Niam dalam keterangan tertulis, Rabu (27/05/2026).