Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Susul Bursa Asia, IHSG Melejit 3% Lebih

Muhammad Julian Fadli
08 April 2026 13:12

Pelajar di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Sesi I siang hari ini di zona hijau. Penguatan IHSG mengikuti arah yang terjadi di Bursa Asia, terdorong sentimen kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara AS dengan Iran.

Pada Rabu (8/4/2026), IHSG menutup Sesi I di posisi 7.207 pada penutupan perdagangan. Menguat 3,39% dibanding hari sebelumnya.

IHSG Penutupan Sesi I pada Rabu 8 April 2026 (Bloomberg)

IHSG berhasil ditutup di posisi tertinggi sepanjang hari 7.214 sedang terendah sempat menyentuh 7.118. Volume perdagangan tercatat melibatkan 26,85 miliar saham. Dengan nilai perdagangan Rp12,99 triliun, dan frekuensi 1,43 juta kali jual–beli.


Saham–saham barang baku, saham perindustrian, dan saham konsumen non primer jadi yang tertinggi kenaikannya pada siang hari ini, menguat mencapai 7,18%, 4,62%, dan 3,77% secara masing–masing. Disusul oleh saham infrastruktur yang meningkat 3,45%.

Saham yang menguat dan menjadi top gainers di antaranya PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) yang melesat 24,9%, PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) melejit 24,8%, dan PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) melaju kencang 24,7%.