Logo Bloomberg Technoz

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG merah sendirian dari banyaknya Bursa Asia yang menghijau sepanjang hari, TW Weighted Index (Taiwan), KOSPI (Korea), Shenzhen Comp. (China), SETI (Thailand), SENSEX (India), Shanghai Composite (China), TOPIX (Jepang), PSEi (Filipina), Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), dan NIKKEI 225 (Jepang), yang berhasil menguat masing-masing 2,02%, 0,82%, 0,8%, 0,72%, 0,69%, 0,26%, 0,25%, 0,16%, 0,15%, dan 0,03%.

Sedang Straits Times (Singapura), IHSG (Indonesia), dan FTSE KLCI (Malaysia), yang melemah 0,29%, 0,26%, dan 0,24% pada perdagangan hari ini.

Dengan demikian, IHSG adalah indeks dengan pelemahan terdalam dan paling amblas kedua di Asia, bersanding Bursa Saham tetangga.

Pelemahan Rupiah Bikin Berat IHSG

Investor gelisah terhadap pelemahan rupiah hari ini yang ditutup di level Rp17.095/US$ di pasar spot berdasarkan data Bloomberg, setelah sempat menyentuh level terendah di Rp17.100/US$.

Rupiah All Time Low Rp17.095/US$ (Bloomberg)

Kinerja rupiah yang amat melemah hingga melanjutkan tren negatif, terjadi ketika dolar AS bergerak melejit menembus level 100,01, lantaran adanya ketidakstabilan geopolitik, membuat mata uang itu jadi aset safe haven. 

Pelemahan rupiah utamanya tersengat tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali mengencangkan sentimen risk–off. Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman keras untuk menghancurkan infrastruktur utama Iran jika tuntutannya tidak dipenuhi sebelum tenggat Selasa setempat.

Di sisi lain, Iran juga memperingatkan– jika diserang, mereka akan membalas dengan menyerang infrastruktur energi strategis di Teluk Persia. Jika hal ini terjadi, krisis ekonomi global bakal menghantui.

Panin Sekuritas menyebut, investor mencermati rilis data realisasi APBN periode Maret 2026 yang mencatatkan defisit anggaran sebesar 0,93% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta masih terbukanya risiko fiskal terutama dari potensi kenaikan harga minyak, depresiasi rupiah, dan kenaikan yield SBN yang dapat memperbesar beban belanja dan pembiayaan. 

(fad)

No more pages