Logo Bloomberg Technoz

Istana Sebut Wacana Potong Gaji Menteri Masih Dibahas

Dovana Hasiana
07 April 2026 15:40

Open House di Istana, Ribuan Masyarakat Antre Ketemu Presiden Prabowo (Diolah)
Open House di Istana, Ribuan Masyarakat Antre Ketemu Presiden Prabowo (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memastikan pemerintah belum bulat terhadap rencana pemotongan gaji menteri sebagai lagkah efisiensi lanjutan terhadap dinamika geopolitik di Kawasan Timur Tengah. Menurut dia, pemerintah masih menggodok sejumlah konsep atau rencana efisiensi dalam beberapa hari ke depan. 

"Jadi intinya untuk konsep-konsep itu akan dirapatkan dalam beberapa hari ini, nanti kita lihat, belum ada keputusan apa pun," ujar dia kepada awak media, Selasa (07/04/2026). 

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan pemerintah tengah melengkapi kajian efisiensi, termasuk wacana pemotongan gaji menteri. Menurutnya, eskalasi ketegangan geopolitik dinilai menjadi momentum untuk mulai melakukan efisiensi -- meski tidak mengelaborasi apakah efisiensi yang dimaksud termasuk pemotongan gaji menteri. 


"Kepala Negara mengimbau kepada kita semua banyak yang bisa dilakukan untuk mengurangi konsumsi BBM, misalnya bagaimana kita migrasi ke transportasi publik, mengurangi atau membatasi pemakaian kendaraan dinas, pelat merah, sedang kita finalkan," ujar Prasetyo. 

Wacana pemotongan gaji menteri sebenarnya pertama kali disinggung oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Prabowo mengatakan pemerintah bakal mengkaji strategi yang diambil Pakistan pada kondisi kritis untuk menanggapi perang Iran dan Amerika Serikat dalam gangguan pasokan minyak.