Sesi I
Ketidakpastian Gencatan Senjata AS-Iran Membuat IHSG Fluktuatif
Muhammad Julian Fadli
07 April 2026 12:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,29% di posisi 6.969,15 pada jeda Sesi I Selasa (7/4/2026) usai bergerak fluktuatif sejak pembukaan pagi hari tadi dengan ketidakpastian lanjutan konflik AS-Israel dan Iran jadi pemberat IHSG.
Sepanjang perdagangan IHSG melaju dengan volatilitas intensitas tinggi sejak pembukaan dengan sempat ada di zona merah dan hijau dengan sangat cepat, adapun rentang pergerakan terjadi di rentang 7.022,04 sampai dengan terendahnya 6.942,62.
Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp7,23 triliun dari 17,42 miliar saham yang ditransaksikan. Frekuensi terjadi 1,12 juta kali jual–beli. Tercatat ada penguatan 261 saham, dan 371 saham melemah. Sisanya 174 saham stagnan.
Saham–saham perindustrian, saham konsumen primer, dan saham kesehatan menjadi sebab pembalikan arah IHSG dengan melemah 2,12%, 1,03%, dan 0,76%.
Sejumlah saham perindustrian yang menjadi pemberat IHSG, saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) drop 3,65%, saham PT Astra International Tbk (ASII) yang turun 2,87%, dan saham PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah 2,45%.





























