Logo Bloomberg Technoz

70 Ribu Karyawan Teknologi Jadi Korban PHK di 2026

Merinda Faradianti
07 April 2026 09:29

Daftar Provinsi dengan Angka PHK Tertinggi, Jateng Teratas (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Daftar Provinsi dengan Angka PHK Tertinggi, Jateng Teratas (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ratusan ribu pekerja teknologi kini menghadapi kenyataan pahit, pasalnya pekerjaan dengan gaji tinggi yang dulu dianggap aman, kini tidak lagi terjamin.

Setidaknya, hingga saat ini sebanyak 71.447 karyawan teknologi telah diberhentikan di 80 perusahaan, berdasarkan data Layoff.fyi, dikutip Selasa (7/4/2026). Laporan The Gurdian juga menyebut bahwa banyak perusahaan teknologi di Amerika Serikat (AS) memangkas jumlah karyawan dalam skala besar, seraya meningkatkan investasi dalam kecerdasan buatan (AI).

Seorang pekerja teknologi berpengalaman mengungkapkan kekhawatiran mendalam terhadap masa depan industri ini. “Saya tidak pernah sepesimis ini tentang masa depan karier di teknologi," katanya dalam laporan yang sama.


Kecemasan ini tidak hanya terjadi di Silicon Valley, pasalnya perusahaan teknologi sering menjadi pelopor tren bisnis dimana langkah mereka memangkas tenaga kerja bisa menjadi contoh bagi sektor lain untuk melakukan hal serupa.

Meski AI telah membantu mempercepat pengkodean (coding), menganalisis kumpulan data besar dan membantu penelitian, banyak ahli AI mengatakan bahwa AI masih jauh untuk dapat menggantikan sebagian besar tenaga kerja.

Eksperimen Bagi Dunia Kerja

Para ahli menyebut kondisi saat ini sebagai semacam eksperimen besar. Di mana, perusahaan mengurangi tenaga kerja, mengalihkan anggaran ke AI, dan berharap efisiensi meningkat. Namun, belum ada jaminan bahwa strategi ini akan berhasil atau justru menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas.