Logo Bloomberg Technoz

BEI Ungkap Potensi Bobot Saham RI di Indeks Global Susut

Muhammad Fikri
07 April 2026 09:00

Jeffrey Hendrik Direktur Utama Bursa Efek Indonesia. Sumber: Bloomberg Businessweek Indonesia
Jeffrey Hendrik Direktur Utama Bursa Efek Indonesia. Sumber: Bloomberg Businessweek Indonesia

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) membeberkan adanya potensi penurunan bobot saham Indonesia dalam indeks global pada jangka pendek, seiring dengan upaya benah-benah transparansi pasar modal domestik.

Belakangan, BEI membuka daftar emiten dengan konsentrasi kepemilikan saham atau high shareholding concentration (HSC). Sejumlah emiten dengan konsentrasi kepemilikan itu telah berada dalam indeks global seperti MSCI.

Pjs. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan pengungkapan kepemilikan konsentrasi itu bakal ikut memengaruhi pergerakan modal investor di pasar nantinya.


“Secara realistis kita melihat memang potensi itu untuk jangka pendek ada. Artinya dengan transparansi dan tata kelola yang kita tingkatkan, ada potensi,” ujar Jeffrey kepada wartawan, Selasa (7/4/2026)

Jeffrey menjelaskan, terdapat sejumlah faktor yang dapat mendorong penyedia indeks global menyesuaikan bobot Indonesia. Dalam kondisi tertentu, hal tersebut bisa berujung pada penurunan bobot dalam indeks acuan global.