Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Fluktuatif Sepanjang Hari Hingga Ditutup Melemah

Muhammad Julian Fadli
12 March 2026 18:10

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup di zona merah dengan melemah 0,37% di posisi 7.362,11 pada penutupan perdagangan Kamis (12/3/2026) usai bergerak fluktuatif sepanjang hari sejak pembukaan.

Adapun laju IHSG sempat berada di zona hijau pada tengah hari dan kembali ke zona merah dengan cepat. Rentang pergerakan terjadi di rentang 7.436,49 sampai dengan terendahnya menyentuh 7.323,74.

Penutupan IHSG Sesi II pada Kamis 12 Maret 2026 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp13,38 triliun dari sejumlah 26,81 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi sebanyak 1,61 juta kali diperjualbelikan.


Tercatat ada pelemahan 461 saham, dan sebanyak 211 saham terjadi penguatan. Sisanya 149 saham stagnan.

Saham–saham konsumen non primer, saham barang baku, dan saham properti menjadi penyebab pembalikan arah IHSG dengan penurunan 2,03%, 1,44%, dan 1,38%, disusul oleh melemahnya saham infrastruktur sebesar 1,07%. Sedang, saham transportasi mengalami penguatan 1,25%.