Logo Bloomberg Technoz

Selain karena perubahan skema pelunasan utang kompensasi pemerintah ke Pertamina dan PLN, kenaikan belanja subsidi dan kompensasi Februari juga dipengaruhi fluktuasi harga ICP, depresiasi nilai tukar, peningkatan volume komoditas bersubsidi, serta volume konsumsi LPG dan listrik.

Meskipun beban pembayaran subsidi dan kompensasi energi membengkak, Suahasil mengatakan pemerintah akan terus menjaga ketersediaan barang dengan harga yang bersubsidi. 

“Secara umum, semua jenis barang bersubsidi volume barangnya lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu,” kata Suahasil.

Dia memerinci ketersediaan BBM bersubsidi hingga Februari mencapai 1,64 juta kiloliter (kl), naik 11,2% dari realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1,48 juta kl.

Untuk LPG tercatat sebanyak 740,9 juta kg per Februari, naik 7,5% secara year on year (yoy) dari 689,1 juta kg; dan listrik bersubsidi 42,7 juta pelanggan naik 2,2% dari 41,8 juta pelanggan.

(wdh)

No more pages