Logo Bloomberg Technoz

Minyak Anomali, DEN Ingatkan Percepatan Cadangan Penyangga Energi

Azura Yumna Ramadani Purnama
10 March 2026 14:20

Metode Steamflood PHR, Inovasi Anak Bangsa Untuk Ketahanan Energi Nasional (Dok. Pertamina)
Metode Steamflood PHR, Inovasi Anak Bangsa Untuk Ketahanan Energi Nasional (Dok. Pertamina)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Dewan Energi Nasional (DEN) memandang lonjakan harga minyak dunia dan potensi pengetatan pasokan minyak mentah hingga bahan bakar minyak (BBM) gegara penutupan Selat Hormuz dapat dijadikan momentum oleh pemerintah untuk mempercepat implementasi program Cadangan Penyangga Energi (CPE).

Adapun, stok operasional BBM nasional tercatat tahan selama 21—23 hari. Usai riuh konflik di Timur Tengah, pemerintah baru mencanangkan pembangunan tambahan fasilitas penyimpanan (storage) minyak mentah agar kapasitas cadangan BBM nasional bisa naik dari rerata 25 hari mendekati ke level standar internasional sebesar 90 hari.

Anggota DEN Saleh Abdurrahman berharap Indonesia tidak menunggu terjadinya krisis energi terlebih dahulu baru memulai pencadangan komoditas energi.


Dia menilai pemerintah perlu segera mengimplementasikan mandat tersebut, sesuai dengan kemampuan keuangan negara.

“Saat ini momentumnya untuk mempercepat implementasi CPE, kita tidak menunggu terjadi krisis baru memulai, tetapi harus disiapkan dan segera diisi CPE-nya, yang penting mulai dulu sesuai kemampuan uang negara,” kata Saleh ketika dihubungi, Selasa (10/3/2026).

Sejarah Cadangan Minyak di Indonesia (Bloomberg Technoz)