Sugiono pun memastikan sudah tak ada lagi pembicaraan soal BoP sejak pertemuan para pemimpin negara di Amerika Serikat pertengahan Februari lalu. Pada saat ini, Indonesia dan sejumlah anggota BoP pun tengah memberi perhatian pada dinamika di Iran.
Menurut dia, keputusan Indonesia terhadap nasib BoP tentu harus dibahas bersama dengan anggota lainnya; terutama para pemimpin negara di Kawasan Timur Tengah.
"Kita konsultasi dengan rekan-rekan kita di Teluk; karena mereka mengalami juga diserang [dalam perang AS dan Israel vs Iran). Mereka juga anggota BoP," kata Sugiono.
Kritik terhadap BoP muncul usai Prabowo memberi sinyal juga berfokus pada pemberian keamanan bagi Israel dalam upaya desakan kemerdekaan Palestina. Hal ini bertambah tajam usai beredar informasi Indonesia harus menyumbang dana Rp16-17 triliun untuk kegiatan BoP. Padahal kondisi fiskal negara sudah sangat terbebani banyak program unggulan Prabowo -- yang juga menuai polemik.
Kini, keresahan bertambah usai serangan AS dan Israel turut menyebabkan ulama dan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei meninggal dunia. Salah satu dorongan tersebut dilontarkan Majelis Ulana Indonesia (MUI).
Presiden Prabowo pun akan mengundang sejumlah tokoh dan petinggi organisasi Islam di Indonesia ke Istana Negara, Malam ini. Rencananya, presiden akan menggelar buka puasa bersama yang di dalamnya juga akan ada pemaparan tentang posisi politik Indonesia terhadap dinamika geopolitik di Timur Tengah.
(dov/frg)
































