Logo Bloomberg Technoz

Inflasi Naik 3 Bulan Beruntun, Filipina Waspada Efek Perang Iran

News
05 March 2026 10:00

Ekonomi Filipina (Sumber: Bloomberg)
Ekonomi Filipina (Sumber: Bloomberg)

Ditas B Lopez dan Neil Jerome Morales - Bloomberg News

Bloomberg, Tingkat inflasi Filipina merangkak naik selama tiga bulan berturut-turut, menempatkan ekonomi negara tersebut dalam posisi rentan di tengah ancaman lonjakan harga barang akibat pecahnya perang di Iran.

Otoritas Statistik Filipina melaporkan pada Kamis bahwa harga konsumen meningkat 2,4% secara tahunan (year-on-year) pada Februari. Angka ini sesuai dengan estimasi median dalam survei Bloomberg News dan lebih tinggi dibandingkan capaian 2% pada Januari lalu.


Tekanan harga ini diprediksi akan mempersempit ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut, di saat momentum pertumbuhan ekonomi domestik masih terpantau lemah.

Bank sentral Filipina atau Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP),yang menargetkan inflasi tetap dalam kisaran 2% hingga 4%, tercatat telah memangkas suku bunga acuan sebesar 225 basis poin sejauh ini. BSP juga memberikan sinyal bahwa siklus pelonggaran yang dimulai sejak Agustus 2024 tersebut mungkin akan segera berakhir.