Pro-Kontra Sutradara Film soal Penggunaan AI di Industri Film
Farid Nurhakim
04 June 2026 18:05

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sutradara film ternama asal Amerika Serikat (AS), Martin Scorsese, yang kini bergabung dengan Black Forest Labs sebagai penasihat, mengeklaim kerja sama dengan perusahaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) itu mampu mendorong batas kreativitas guna menciptakan pengalaman yang lebih mendalam dan kaya bagi penonton.
“Sinema adalah medium yang masih muda, baru berusia sekitar 125 tahun, jadi kita harus terbuka terhadap bagaimana itu dapat berkembang,” kata Scorsese dalam sebuah pernyataan yang diunggah di situs web Black Forest Labs, dilansir Variety, Kamis (04/06/2026).
Peraih Oscar tersebut menyebut sempat menggunakan teknologi tiga dimensi atau 3D dalam film Hugo dan teknologi penuaan digital untuk film The Irishman.
“Sekarang, dengan tool ini, saya dapat berbagi apa yang saya visualisasikan dengan lebih jelas dan efisien kepada tim kreatif saya— perancang produksi, perancang seni, dan sinematografer— agar mereka dapat mengembangkannya untuk memperkaya kecerdasan sinematik,” ujar Scorsese.
Dalam sebuah video yang direkam di kantor Scorsese di New York City, AS, yang menyertai pengumuman kemitraan tersebut, dirinya tampak menggunakan model AI generatif FLUX milik perusahaan itu untuk membantu membuat storyboard sebuah adegan atau scene.
































