Logo Bloomberg Technoz

Yellen: Konflik Iran Picu Inflasi dan Persulit Posisi The Fed

News
03 March 2026 05:00

Janet Yellen (Dok: Bloomberg)
Janet Yellen (Dok: Bloomberg)

Laura Curtis - Bloomberg News

Bloomberg, Mantan Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen memperingatkan bahwa durasi konflik di Iran akan sangat memengaruhi pasar minyak, yang pada akhirnya berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi AS serta lonjakan tekanan inflasi. Kondisi ini dinilai akan semakin mempersulit tugas bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).

"Saya rasa situasi Iran saat ini membuat The Fed semakin dalam posisi menunggu (on hold). Mereka akan jauh lebih enggan untuk memangkas suku bunga dibandingkan sebelum kejadian ini," ujar Yellen, yang juga mantan Gubernur The Fed, dalam konferensi video di Long Beach, California, Senin (2/3).


Yellen mengatakan bahwa inflasi saat ini sudah berjalan sekitar satu poin persentase di atas target The Fed. Ia menambahkan bahwa kebijakan tarif Presiden Donald Trump berkontribusi sekitar setengah poin persentase dari laju inflasi yang kini berada di angka 3%.

Sebelum guncangan dari Iran terjadi, The Fed merasa telah berhasil menangani pelemahan pasar tenaga kerja dan sedang menunggu inflasi turun.