Logo Bloomberg Technoz

IHSG Dibuka Menguat Saat Tensi Geopolitik Masih Panas

Muhammad Julian Fadli
03 March 2026 09:05

Mahasiswa melihat layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Mahasiswa melihat layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (3/3/2026), dibuka menguat. Pada pukul 9.01, indeks mencatat kenaikan 43,03 poin atau setara dengan menguat 0,54% ke level 8.059,86.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan tercatat 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp6,61 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 207.877 kali.

Sebanyak 269 saham menguat, dan 251 saham melemah. Sementara, 171 saham tidak bergerak.


Mencermati analisis saham di perdagangan hari ini, Selasa (3/3/2026), mengutip BRI Danareksa Sekuritas yang menyebut, IHSG masih tertekan dipicu meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah setelah konflik terbuka antara AS–Israel dan Iran yang memicu sentimen risk–off global. 

Eskalasi konflik tersebut turut mendorong kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi global, kendatipun pelemahan indeks relatif tertahan oleh penguatan saham sektor energi dan emas.