“Selama ketegangan geopolitik masih berlangsung dan belum menunjukkan tanda de-eskalasi, Untuk perdagangan hari ini, proyeksi IHSG masih akan cukup tertekan menuju level supportnya pada 7.940 – 7.820 dengan resistance di 8.200 – 8.350,” tulis riset BRI Danareksa Sekuritas.
Dari sisi domestik, sentimen relatif stabil dengan inflasi Februari tercatat 4,76% YoY serta neraca perdagangan Januari mencatat surplus US$960 juta, menandai surplus selama 69 bulan berturut–turut.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MEDC, APEX, dan DOID.
Menyitir Phintraco Sekuritas, Meningkatnya ketegangan geopolitik membuat investor cenderung menghindari aset–aset yang berisiko. Kenaikan harga minyak mentah memicu kekhawatiran akan potensi meningkatnya inflasi yang jika berlangsung lama dapat mendorong potensi kenaikan suku bunga.
“Pasar khawatir akan terjadinya perang lebih luas di Timur Tengah, terutama karena Iran bersumpah akan melakukan pembalasan lebih lanjut atas serangan baru–baru ini,” papar Phintraco.
Serangan AS terhadap Iran telah menyebabkan harga minyak menguat tajam di tengah kecemasan pasar akan gangguan pasokan, yang mendorong kenaikan biaya bagi bisnis dan konsumen. Jika hal ini berlangsung lama, investor akan mulai gelisah dengan potensi inflasi dan kebijakan moneter Bank Sentral.
Sehingga IHSG berpotensi lanjutkan pelemahan menguji level support berikutnya di 7.860 – 7.900.
Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ANTM, ESSA, PTBA, LSIP, dan INDY.
Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Menguatnya mayoritas Bursa Wall Street dan naiknya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah,batubara, cpo, emas serta gas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, kekhawatiran investor terhadap potensi naiknya angka inflasi, dan peluang membesarnya defisit fiskal dan aksi jual investor asing berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7.925 – 7.830 dan resist 8.105 – 8.200,” terang CGS International Sekuritas.
Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham PSAB, BRMS, EMAS, ANTM, RAJA, dan RATU.
Panin Sekuritas juga memproyeksikan IHSG berpotensi melemah, disebabkan oleh tensi yang masih tinggi antara AS – Iran, keluarnya dana asing dari pasar saham, serta melemahnya sebagian besar komoditas khususnya untuk metal mining.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.
Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah HRUM, JPFA, dan DSSA.
(fad)




























