Rentetan Gaduh RI Impor Pikap India untuk Kopdes, Tetap Lanjut?
Sultan Ibnu Affan
02 March 2026 11:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Publik Indonesia dikejutkan kabar mengenai langkah PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas)--perusahaan milik negara-- akan mengimpor 105.000 unit mobil pikap dan kendaraan niaga dari India.
Keputusan dilakukan diklaim guna mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) — sebuah program nasional strategis yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ide ini mulanya bertujuan memperkuat logistik dan mobilitas operasional koperasi desa di seluruh pelosok tanah air, namun sekaligus memicu kontroversi politik, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan.
"Kami menantikan kerja sama ini untuk mendukung Koprasi Indonesia melalui kemitraan kami dengan Agrinas Pangan Nusantara," ujar CEO Divisi Otomotif Mahindra & Mahindra Ltd, Nalinikanth Gollagunta dalam siaran resminya, dikutip Jumat (20/2/2026). Mahindra menjadi salah satu perusahaan India yang mendapat 35.000 unit pesanan untuk unit pikap produksinya bernama scorpio 4x4. Sementara, sebanyak 70.000 lainnya berasal dari Tata Motors.
Ancaman Industri Dalam Negeri
Merespons hal tersebut, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai langkah impor BUMN pangan itu menjadi ancaman industri otomotif dalam negeri.
Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika mengatakan anggota Gaikindo dinilai mampu memenuhi kebutuhan kendaraan yang diperlukan Kopdes tersebut.






























