Kopdes Temanggung Tutup Jalan Umum
Peneliti: Kasus Kopdes Temanggung Bukti Partisipasi Publik Minim
Sultan Ibnu Affan
28 May 2026 16:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lembaga independen The Indonesian Institute (TII) memandang polemik kasus penghentian sementara pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di wilayah Temanggung, Jawa Tengah menjadi peringatan pembangunan desa tak cukup sekadar mengejar target administratif dan fisik.
Manager Riset dan Program TII, Felia Primaresti mengatakan, kasus tersebut perlu dipandang tidak hanya sebagai persoalan teknis pembangunan, tetapi juga sebagai pengingat mengenai pentingnya legitimasi sosial dalam implementasi kebijakan publik.
"Pembangunan yang baik tidak dapat hanya diukur dari kecepatan realisasi proyek atau jumlah bangunan yang berhasil didirikan. Yang sama pentingnya adalah memastikan masyarakat benar-benar dilibatkan dan kepentingan publik tidak terabaikan dalam proses tersebut." ujarnya dalam siaran resmi, Kamis (28/5/2026).
Felia menyoroti kasus ini menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap prosedur administratif belum tentu cukup untuk menghasilkan penerimaan masyarakat yang kuat terhadap suatu kebijakan.
Oleh sebab itu, lanjut dia, proses perencanaan dan pengambilan keputusan perlu dilakukan secara lebih terbuka dan substantif, seraya memperhatikan dampak terhadap masyarakat di tingkat lokal.































